Berilmu, Berakhlak dan Berprestasi

We are santri IMBS

15

__
Milad Muhammadiyah Ke 106 ini bagaikan magnet tersendiri bagi pelajar Muhammadiyah kota Samarinda dikenal dengan kota tepian ini mulai dari SD-SMP-MTs-SMA bahkan Para Pimpinan dari Unsur Ranting-Cabang dan tidak terkecuali anak-anak muda ikut memeriahkannya dengan berbagai lomba-lomba

Jam 6 pagi para santri IMBS sudah mempersiapkan diri mengikuti lomba, hari senin tgl 14 januari ini sedikit berbeda dengan hari-hari sebelumnya Kota Samarinda di guyur air hujan hingga siang dan banjir dimana -diman namun tak menyurut sang pencari juara, guru dan siswa selalu bersemangat walau banjir melanda tetap di tempuh jua hanya ingin dapat piala yang banyak.

Banyak yang cemas karena hujan belum reda-reda, pastinya banyak yang berdo’a agar banjir tidak melanda lampu-lampu merah di tengah kota.
Ada yang curhat di media sosial sampai kapan kita begini terus ? Ketika hujan reda malah banjir dimana-mana lebay dikit deh, banyak diantara para pekerja izin karena alasan perjalanan macet dan lain-lain.

Bagi yang mendapat juara di Milad ini, mereka sangat bangga bisa bersaing dengan pelajar muhammadiyaj di kota ini, kalau promosi sekolahpun tidak malu-maluin karena ada sedikit prestasi di bidang non akademik oleh para pelajarnya.

Setelah sholat magrib selesai saya ingin menyampaikan sebagai refleksi PPDB IMBS tema menarik dari seminar marketing sekolah Muhammadiyah

“Marketing for school growth” .

  1. Sekolah yang biasa jadi luar biasa ; jika sekolah tak punya apa-apa, prestasipun tidak punya maka civitas akademika harus menjual apa saja yang di miliki, bila perlu harga promo awal tahun 2019.
  2. Sekolah yang jauh prestasi jadi sekolah yang penuh juara ; di tahun ini IMBS sudah lumayan banyak saingan untuk mempertahankan 5 tahun berturut mrnjadi juara umum Milad Muhammadiyah, nah sekarang sedikit haris memeras keringat agar juara itu bisa di pertahankan.
  3. Tidak laku jadi banjir siswa : IMBS dulu 2009 tidak laku di pasar, ya karena kurang bagus kemasannya, nah sekarang market sekolah ini menjadi naik karena kemasan yang menarik.
  4. Satu lantai jadi dua lantai ; harapannya semoga tahun depan kita punya tambahan lokal amin

Education is long time journey :
a. The result is not for today
b. Look at the future
c. Most people want to know it now

Era 4.0 yang mau tidak mau akan datang dan mengharuskan kita untuk lebih mengecangkan ikat pinggang agar tidak terlindas dengan kemajuan jaman.
.
Untuk itu kita harus keluar dari zona nyaman. Jangan hanya berpangku tangan tetapi mengharapkan hasil yang baik tanpa usaha.
.

وَأَن لَّيْسَ لِلْإِنسَانِ إِلَّا مَا سَعَى -٣٩- وَأَنَّ سَعْيَهُ سَوْفَ يُرَى -٤٠- ثُمَّ يُجْزَاهُ الْجَزَاء الْأَوْفَى -٤١-

Dan bahwa manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya, dan sesungguhnya usahanya itu kelak akan diperlihatkan (kepadanya), kemudian akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna.” (An-Najm 39-41)

Karena kemajuan seseorang tergantung dirinya sendiri, kemajuan sekolah tergantung orang-orang yang ada di dalamnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.